Partai Komunis Kuba mengizinkan serangkaian perubahan untuk meningkatkan kebebasan pasar. Seorang anggota menyebut perubahan ini sebagai respons terhadap “perang ekonomi” yang dialami Kuba.
Partai Komunis Kuba (PCC) pada hari Rabu (17/06), menyetujui paket perubahan yang bertujuan untukmembuka berbagai bidang lebih luas untuk investasiswasta. Proses reformasi ini diambil setelah meningkatnya tekanan ekonomi dari Amerika Serikat (AS) serta dalam kondisi pemadaman listrik yang sering terjadi dan kekurangan sumber daya di negara tersebut.
Ketua sekaligus Sekretaris Pertama satu-satunya partai politik sah di negara tersebut, Miguel Diaz-Canel, mengumumkan rencana tersebut pada akhir pekan lalu.
Reformasi disetujui Raul Castro
Badan Pusat PKC mengadakan rapat pleno luar biasa pada hari Rabu guna meninjau usulan-usulan tersebut.
Melalui media sosial PCC menyatakan bahwa perubahan-perubahan tersebut merupakan “bentuk dari logika pembangunan pada masa sejarah saat ini,” serta menegaskan bahwa tindakan-tindakan tersebut “tidak sama sekali merupakan penyimpangan dari agenda sosialis.”
Pihak partai juga sering menyatakan bahwa Raul Castro, saudara laki-laki pemimpin revolusioner Fidel Castro, yang saat ini berusia 95 tahun dan masih dianggap secara luas sebagai tokoh yang memiliki kekuasaan di balik layar, setidaknya secara simbolis, telah dimintai pendapat serta menyetujui rencana-rencana tersebut.
Castro ikut serta melalui panggilan video tetapi tidak hadir secara langsung.
Castro “sepenuhnya setuju” terhadap rencana perubahan ekonomi yang diajukan oleh Diaz-Canel, dan “dia percaya bahwa ide-ide terbaik selalu muncul dari analisis bersama, bahkan dari perbedaan pendapat,” kata anggota Biro Politik PCC, Jose Amado Ricardo Guerra, saat menghadiri sidang tersebut.
Kepala divisi ideologi Komite, Yuniaski Crespo Baquero, menyetujui narasi partai dengan menyebut tindakan-tindakan tersebut sebagai tanggapan terhadap “perang ekonomi yang dialami Kuba.” Namun, ia juga mengapresiasi reformasi tersebut sebagai “tanggapan yang muncul dari dalam negeri, kreatif, berani, dan revolusioner.”

Apa saja perubahan yang akan dilakukan Kuba?
Usulan yang diajukan oleh Presiden Miguel Diaz-Cane belum sepenuhnya dijelaskan secara rinci, tetapi menunjukkan potensi dampak yang cukup luas. Berikut ini adalah beberapa aspek pentingnya:
Sebaiknya para aktor baru diberi kesempatan untuk beroperasi di bidang pariwisata dengan menerapkan ‘model baru’. Diperlukan pendorongan terhadap investasi asing langsung, khususnya dari warga Kuba yang tinggal di luar negeri, sebagian besar dari mereka tinggal di Amerika Serikat. Tindakan akan dilakukan untuk memperluas sektor swasta. Reformasi bertujuan untuk menghidupkan kembali sektor-sektor utama seperti pertanian, perdagangan internasional, dan perumahan. Pengambilan keputusan akan disentralisasi dengan memberikan lebih banyak ‘kemandirian’ kepada perusahaan milik negara dan pemerintah daerah.
Mengapa perubahan dilakukan sekarang?
Langkah-langkah perubahan yang diambil oleh Kuba ini sebagian besar dianggap sebagai tanggapan terhadap kemunduran ekonomi jangka panjang yang terjadi secara bertahap serta meningkatnya ketidakpuasan masyarakat—situasi yang diperparah oleh penurunan ekonomi yang parah selama enam tahun terakhir, meskipun sebenarnya memiliki akar yang lebih dalam dari itu.
Namun, proses ini telah berjalan lebih cepat akibat meningkatnya tekanan ekonomi dan politik dari Amerika Serikat sejak awal tahun.
Pemerintahan Trump meminta Havana untuk melakukan perubahan politik dan ekonomi yang menyeluruh. AS juga secara terbuka mengemukakan gagasan tentang pergantian pemerintahan atau bentuk intervensi tertentu—mirip dengan tindakan AS di Venezuela denganmengambil alih dan memegang Presiden Nicolas Maduro. AS juga telah menuntut Raul Castro dengan tuduhan pembunuhanterkait kemungkinan keterlibatannya dalam suatu kecelakaan pesawat.
Apa yang akan terjadi setelah itu?
Tahap berikutnya dalam mengubah perubahan ini menjadi undang-undang adalah persetujuan dari Majelis Nasional Kekuatan Rakyat (ANPP), yang merupakan parlemen unikameral dan satu-satunya lembaga legislatif di negara tersebut.
ANPP dijadwalkan menggelar rapat untuk membahas rencana tersebut pada hari Kamis ini.
Artikel ini pertama kali diterbitkan dalam bahasa Inggris.
Diadaptasi oleh Yuniman Farid
Editor: Rizki Nugraha
ind:penulis_konten: Mark Hallam (sumber: AFP, EFE)





